Keberadaan Buku Fotografi

Rangkuman gagasan yang menetap dalam dua dimensi foto cepat berlalu. Dalam bentuk cetak di suratkabar dan majalah, foto di edisi lama bisa saja tak meninggalkan jejak.

Itulah yang mengemuka dalam diskusi pada Photobook Month yang diprakarsai Galeri Foto Jurnalistik Antara dan Goethe Institut tengah Januari lalu.

Fotografer termasuk jurnalis foto, dapat lekang ditelan waktu tanpa punya sumbangsih pada peradaban. Bila ia tak meninggalkan sesuatu yang tangible di zamannya, berupa buku foto.

“Setelah fotografer berusia 40 tahun dan hanya melulu motret untuk pekerjaannya, maka ia sadar tak bisa lagi menarik waktu,” ujar kurator Oscar Motuloh, satu di antara panelis diskusi.

Oscar bercerita tentang buku foto “Merdeka”, atas peran buku itu dalam sejarah. Termasuk segala hal yang terpaut dalam proses lahirnya buku rilis Harian Merdeka pada enam bulan usia republik Indonesia ini.

Selain Oscar, ada Wolfgang Zurborn, fotografer Jerman yang telah mencipta banyak buku. Wolfgang yang berpembawaan ramah mengulas buku-buku fotografi. “Good photobook is not a compilation of good pictures, but how the whole photos build the concept.”

Lalu ada Markus Schaden, pemilik toko buku, editor, sekaligus berpengalaman menjadi juri, bercerita tentang tren buku yang bermetamorfosa ke bentuk digital.

“Doesn’t matter how much you love paper, photobook in digital is easier to access,” kata Markus.

Markus bahkan berburu buku fotografi lama yang menjadi “collective items” untuk dipindai ke dalam imaji digital.

Buku fotografi digital bisa dibaca lewat tablet, bisa di-zoom, dan dicetak bila diinginkan. Penikmat buku fotografi tak perlu kehabisan stok cetak atau harus membayar mahal sebuah buku bila tersedia dalam versi digital.

Workshop

Dalam rangkaian Photobook Month tersebut digelar pula workshop photobook masterclass. Workshop berlangsung tanggal 16-22 Januari yang diampu duet Markus dan Wolfgang.

Peserta workshop berjumlah 12 orang yang sengaja diundang oleh panitia. Kebanyakan adalah jurnalis foto yang sedang mengerjakan project buku.

Dari jadwal workshop resmi pukul 10 pagi hingga 5 sore, diskusi bersama Markus dan Wolfgang bisa berlangsung hingga nyaris jam 1 dini hari!

wolfgang_markus_schaden

taufan_markus_schaden_masterclass

Foto: Cecelia

Foto: Octa Christi

Foto: Octa Christi

Workshop diisi presentasi peserta lalu dievaluasi oleh mentor. Kegiatan ini bisa serius dan penuh lelucon. Meski saat itu banjir mengepung Jakarta.

Di sela-sela evaluasi yang terkesan informal, peserta biasa berdiskusi dengan Markus atau Wolfgang secara satu-satu. Diskusi di luar “sesi” resmi dilakukan sambil makan, melihat video youtube, sambil melihat buku fotografi yang meraih penghargaan, dan apa saja.

Diskusi bisa berlangsung di ruang pamer foto dari buku Remastered Julian Sihombing, di teras galeri, di balkon, atau duduk menghadap meja.

Karya-karya peserta kemudian dipilih, disusun layout-nya, dicari judulnya hingga dibuatkan desain sampulnya. Ide bisa datang dari mentor atau satu peserta yang memberi masukan karya peserta lain.

Di hari terakhir workshop, semua karya dicetak dalam lembaran kertas ukuran A3 sebagai karya kompilasi.

Saat itu dibuatlah semacam pameran kecil-kecilan dan pesta penutupan. Di acara yang dihadiri fotografer kawakan seperti Arbain Rambey, Beawiharta, Kayus Mulia, kurator Firman Ikhsan, dibagikan cetakan photobook itu oleh panitia.

Musik instrumentalia pun mengalun. Malam yang ceria dirambati hangat, meski gelas-gelas plastik tak berdenting.

DSC_1905

About taufanwijaya

Membaca, memotret, menulis, traveling, mendengarkan musik, dan makan sama enaknya... twitter @taufanwijaya_
This entry was posted in omongan and tagged , , . Bookmark the permalink.

One Response to Keberadaan Buku Fotografi

  1. Udin says:

    workshop yg sangat bagus tapi sayang diadakan hanya untuk kalangan terbatas …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s