Foto Spot (Straight news Photo)

Foto jurnalistik yang memenuhi kaidah spot news dikenal dengan foto spot, yaitu foto yang menekankan kejadian utama sebuah peristiwa. Seperti halnya hard news pada berita tulis, foto spot bertutur secara lugas. Karena sifatnya yang mudah basi maka ia harus sesegera mungkin dimuat.

Foto: Luiz Vasconcelos/Zuma Press

Foto: Luiz Vasconcelos/Zuma Press

Sampai kini jenis foto ini merupakan primadona dalam foto jurnalistik secara umum. Artinya bahwa foto spot adalah kekuatan penting untuk menyampaikan suatu peristiwa kepada pembaca secara gamblang.

Semua media berlomba menampilkan foto spot yang paling aktual dari sebuah peristiwa penting untuk ditampilkan pada halaman muka. Itulah mengapa penghargaan Pulitzer, penghargaan prestisius bagi jurnalis AS untuk foto jurnalistik pertama kali pada tahun 1848 hanya melombakan foto spot —sekarang menggunakan istilah Breaking-news Photo—dan baru kemudian mulai tahun 1968 ditambah dengan kategori foto feature.

Peristiwa pada foto spot umumnya muncul begitu saja tanpa aba-aba, tidak ada jadwalnya, dan berlangsung singkat. Kunci keberhasilan jurnalis dalam memotret foto spot adalah menjangkau lokasi seketika saat sebuah peristiwa terdengar. Karena jurnalis foto dituntut sampai di lokasi dengan sangat cepat maka sangat berguna memonitor aktivitas radio polisi di perkotaan, radio pemadam kebakaran, SAR, dan terus berhubungan dengan jurnalis lain.

Selain kemampuan menjangkau lokasi dengan segera keberhasilan jurnalis juga bergantung pada kecakapan untuk memahami apa yang sesungguhnya terjadi, dari mana kejadian itu bermula, dan memprediksi kelanjutannya atau bagaimana kejadian itu akan berakhir.

Pada liputan demonstrasi misalnya, jurnalis foto pertama kali mencari tahu siapa mereka, apa yang mereka tuntut, kemudian dengan jeli mengamati setiap gejala yang timbul sampai akhirnya mampu memprediksi apakah demo itu akan berakhir ricuh. Di waktu yang bersamaan semua itu diramu dengan naluri memilih posisi yang tepat dalam mengabadikan momen. Pemilihan posisi yang tepat ikut menentukan keberhasilan foto spot.

Momen yang menarik kadang datang sebagai sebuah keberuntungan saat jurnalis foto berkeliling di jalanan, saat itu terjadi kesiapan dan kecekatan teknis mutlak diperlukan. Tanpa kesiapan momen yang menarik hanya akan berlalu begitu saja di depan mata. Cartier-Bresson juga memopulerkan istilah “Decisive Moment” yaitu tentang penentuan saat yang tepat menekan tombol shutter ketika sebuah kejadian berlangsung. Spot news seperti kebakaran, bentrok, demonstrasi, kerusuhan, perang, kriminal, kecelakaan, dan bencana seringkali memacu adrenalin jurnalis foto.

Foto kecelakaan banyak hadir menjadi foto spot. Tabrakan, perahu tenggelam atau terbakar, pesawat jatuh, kereta terguling, dan seterusnya. Kecelakaan menarik, memancing empati, dan memenuhi rasa ingin tahu pembaca. Setiap kecelakaan lalu lintas terjadi, biasanya dikerumuni penonton. Atau setidaknya pengendara memperlambat laju kendaraannya untuk melihat apa yang terjadi.

Lalu foto bencana alam sebagai realitas yang peristiwanya muncul tanpa bisa terelakkan. Orang selalu ingin tahu tragedi banjir, angin ribut, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, kekeringan, yang terjadi pada suatu wilayah. Ingin tahu gejala alam yang terjadi di tempat lain atau tempat yang ada kaitan dengan kehidupannya. Lewat foto bencana pembaca ingin tahu nasib orang-orang yang tertimpa musibah. Bencana letusan Gunung Sinabung dan Gunung Kelud beberapa waktu lalu menjadi perhatian utama dan foto-fotonya banyak mengisi halaman muka suratkabar.

Di Indonesia, foto spot yang paling sering muncul adalah peristiwa bencana alam dan demonstrasi.

—–
Materi ini adalah bagian dari isi buku “Foto Jurnalistik” terbitan Gramedia Pustaka Utama ISBN : 978-602-03-0488-5
Resensi: http://fotokita.net/blog/2014/06/buku-foto-jurnalistik-oleh-taufan-wijaya/

About taufanwijaya

Membaca, memotret, menulis, traveling, mendengarkan musik, dan makan sama enaknya... twitter @taufanwijaya_
This entry was posted in Jurnalistik and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s