Becak Ilmu (lagi)

Kecamatan kecil itu bernama Pracimantoro. Kota di ujung Jawa Tengah yang menghubungkan Pacitan di Jawa Timur dan Gunungkidul di Daerah Istimewa Yogyakarta. Di Ngulu Wetan, satu dusun di Pracimantoro, sejak Minggu (3/5) Becak Ilmu mulai beroperasi.

Saya, Sony, dan Pak Prapto sebagai ketua RW siang itu mengantar Becak Ilmu di satu persimpangan di pinggir sawah. Becak Ilmu adalah perpustakaan keliling sederhana yang menggunakan becak sebagai wahananya. Bentuk becak menarik warga desa, selain sebagai kampanye untuk menolak tumbuhnya becak bermotor yang tidak ramah lingkungan.

DSC_3373Rencananya, kemunculan perdana Becak Ilmu hari itu dimulai pukul 3 sore hari di saat anak-anak mulai keluar bermain di Siwaan. Siwaan adalah sebuah tanah lapang di mana banyak kegiatan pemuda dan warga sering diadakan. Di sini, pemuda membuat kegiatan aneka lomba saat perayaan Agustusan, anak-anak bermain, penyuka olahraga bermain voli, dan di sepanjang selokan kecilnya warga membuang hajat. Di sini pula mabuk dan judi berlangsung.

Sehari sebelum peluncuran, saat saya masih menyiapkan cat dan triplek untuk memasang rak buku di bagasi becak, sore hari hujan mengguyur kawasan ini. Maka rencana siang itu berubah. Saya putuskan untuk memajukan jam peluncuran Becak Ilmu.

Mendung menggelayut di langit. Maka rencana peluncuran di sore hari dimajukan menjadi siang. Risikonya adalah hanya sedikit anak-anak yang membaca karena bukan di jam bermain mereka. Tapi risiko itu kuambil ketimbang hujan turun dan tak ada orang di jalan sama sekali.

Ketika Becak Ilmu parkir, dua orang ibu mendekat. Lalu berdatangan ibu-ibu lain yang kemudian disusul anak-anak mereka. Dari beberapa anak ini, mereka mengabarkan ke anak-anak lainnya sehingga makin banyak anak yang berdatangan.

Berseberangan dengan letak becak terdapat pos gardu. Di tempat inilah para ibu dan anak-anak membaca. Ada yang duduk, berjongkok, selonjoran, dan berdiri.

Beragam reaksi muncul dari wajah-wajah lugu mereka. Anak-anak yang tertawa melihat gambar lucu, nenek usia 60 yang sehari-hari berjualan di pasar yang melongo melihat buku resep untuk pertama kalinya, serta bapak-bapak bertato yang menyebutkan nama-nama buah pada anak perempuannya. Agar bacaan tak terlalu berat, bacaan ini tak hanya diisi buku tapi juga majalah. Mulai Bobo hingga majalah wisata.

Karena sebagian buku yang berplastik belum sempat saya buka karena terburu-buru, beberapa anak mencoba mengembalikan buku ke dalam plastik usai membacanya. Ketika saya mendapati itu, barulah saya beritahu untuk tak usah kembali membungkus buku. Dan membiarkan plastiknya di dalam becak.

Saya bersyukur peluncuran perdana Becak Ilmu sukses. Sasaran pembaca anak-anak dan ibu-ibu tercapai, bahkan melampaui harapan. Selanjutnya becak ini akan dijalankan oleh pemuda setempat sebagai relawan. Dengan menyerahkan becak pada warga, mereka menjadi merasa memiliki.

Misi Becak Ilmu tidaklah muluk-muluk. Seandainya kita tak bisa memperbaiki keadaan sosial yang ada sekarang ini, setidaknya kita bisa berharap pada generasi berikutnya, yaitu anak-anak. Caranya yang paling sederhana adalah mendekatkan mereka dengan buku.

About taufanwijaya

Membaca, memotret, menulis, traveling, mendengarkan musik, dan makan sama enaknya... twitter @taufanwijaya_
This entry was posted in omongan and tagged , , . Bookmark the permalink.

6 Responses to Becak Ilmu (lagi)

  1. winnymarch says:

    baru dengar kec Pracimantoro

  2. taufanwijaya says:

    Di mana, Balige, Pangururan? Populer kalau di Medan🙂

  3. Tedhy says:

    mas, aku apresiasi banget kegiatannya..
    sebenarnya aku juga ada beberapa kegiatan yang mungkin kita bisa gabungkan..

    salam setanah air🙂

    Tedhy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s