Author Archives: taufanwijaya

About taufanwijaya

Membaca, memotret, menulis, traveling, mendengarkan musik, dan makan sama enaknya... twitter @taufanwijaya_

Teori Gestalt

Sebagian fotografer menggunakan Gestalt Theory atau Gestalt Principles untuk membantu mempersepsikan foto. Ada juga kelas foto yang menyisipkan ini dalam pembelajaran mereka. Sebagian merasa perlu, sebagian tidak. Tapi apa sebenarnya teori Gestalt ini? Gestalt berasal dari Bahasa Jerman yang berarti … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Doa yang Tercerai

Di depan kendi gerabah yang diplester semen, Shinta Ratri, Ketua Pesantren Waria Al-Fatah membasuh sebagian tubuhnya sebagai wudhu. Air dari kendi itu ia timba dari sumur di sebelahnya. Kemudian di rumah utama ia mengenakan mukena dan menunaikan salat. Tak ada … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Panduan Meliput Konflik Bagi Jurnalis Foto

Setiap tahun ada saja tindak kekerasan terhadap jurnalis di Tanah Air. Setelah serangan terhadap jurnalis Medan oleh personel TNI AU, bisa dikatakan kerja jurnalis semakin tidak aman. Dan korban umumnya adalah jurnalis yang bekerja dengan kamera, karena peranti ini memang … Continue reading

Posted in Jurnalistik | Tagged , , , , , | 3 Comments

Tentang Agan Harahap

Sebelumnya saya ingin meminta maaf bila celotehan saya tidak berkenan bagi Agan Harahap dan ribuan pengikutnya di Instagram, @taufanwijaya_ teramat kencur dibanding @aganharahap. Tulisan ini hanyalah opini saya tentang foto-foto hasil olah digital. Malam kemarin saya datang ke sarasehan yang … Continue reading

Posted in omongan | Tagged , , | 5 Comments

Sejauh Mana Karya Foto Bisa Digunakan Pihak Lain?

Kita saat ini berada di dunia yang tanpa batas, di mana informasi bertebaran di mana-mana, dan apa yang terjadi di belahan dunia lain bisa disaksikan di belahan bumi yang berbeda. Jauh-jauh hari, pada 1960’an Marshall McLuhan telah meramalkan ini dan … Continue reading

Posted in omongan | Tagged , , , | 5 Comments

Visual Literasi?

Saya tidak ingat pastinya bagaimana obrolan itu bermula, yang teringat betul adalah fotografer ini mengatakan bahwa ia tak ingin tahu visual literasi. Alasannya adalah, “Jadi motret banyak pertimbangan. Malah nggak motret ntar.” Demi mendengar itu saya termangu. Apa ini yang … Continue reading

Posted in Jurnalistik | Tagged , , | 10 Comments

Objektivitas Foto

Fotografi muncul untuk menggapai cita-cita obyektivitas, karena dipercaya mampu memaparkan kembali realitas visual secara presisi. Berbeda dengan lukisan yang bergantung pada tekanan dan sapuan kuas, foto dianggap merupakan jiplakan alam nyata ke dalam medium lembar dua dimensi. Dan kamera membantu … Continue reading

Posted in Jurnalistik | Tagged , , , | 2 Comments